Surabaya, IPNU Tegal. Para aktivis mahasiswa NU yang terwadahi dalam Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Palajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) menyatakan siap mengisi kekosongan organisasi resmi NU di perguruan tinggi tanpa harus membentuk badan otonom baru.
Lebih jauh lagi, seluruh kader PKPT yang hadir dalam pertemuan itu menyatakan siap mengisi kekosongan banom di tataran mahasiswa tanpa harus membentuk banom baru. Kesiapan itu juga diperkuat dengan komitmen pendirian PKPT IPNU-IPPNU di seluruh wilayah tanah air.
Menurut ketua PW IPNU Jatim Imam Fadlli, kader PKPT IPNU-IPPNU merupakan aset yang sangat berharga bagi organisasi kader seperti IPNU-IPPNU. Ia mengapresiasi pertemuan itu dan menyatakan kesiapannya untuk mendampingi dan memberi pembinaan terhadap kader PKPT yang telah berkembang sangat pesat.
Ahmad Ainun Najib, salah satu koordinator acara, menyatakan bahwa ikhtiar baik dan semangat perjuangan seluruh kader PKPT yang terus berkembang hingga saat harus diperjuangkan oleh semua pihak.
“Kami berharap agar seluruh jajaran pengurus IPNU-IPPNU yang berada di Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Pusat agar senantiasa mendampingi dan memperjuangkan seluruh rekomendasi yang telah dihasilkan dalam pertemuan ini” terangnya.
Najib juga menandaskan bahwa ikhtiar ini merupakan salah satu bentuk amal jariyah dan pengabdian mahasiswa NU terhadap organisasi ini (IPNU-IPPNU) melalui perguruan tinggi.” tuturnya. (Red: Mahbib)
Dari Nu Online: nu.or.id
IPNU Tegal Khutbah, Pendidikan IPNU Tegal
Lebih jauh lagi, seluruh kader PKPT yang hadir dalam pertemuan itu menyatakan siap mengisi kekosongan banom di tataran mahasiswa tanpa harus membentuk banom baru. Kesiapan itu juga diperkuat dengan komitmen pendirian PKPT IPNU-IPPNU di seluruh wilayah tanah air.
| Komisariat IPNU-IPPNU Se-Jatim Siap Isi Kekosongan Kaderisasi di Kampus (Sumber Gambar : Nu Online) |
Komisariat IPNU-IPPNU Se-Jatim Siap Isi Kekosongan Kaderisasi di Kampus
Kesepakatan itu muncul dalam pertemuan 28 PKPT IPNU-IPPNU dan Pimpinan Wilayah IPNU-IPPNU Jatim yang diselenggarakan di Aula lantai 3 PWNU Jawa Timur, Surabaya, 14-15 Maret 2015. Dari luar Jatim, hari pula PKPT IPNU-IPPNU Universitas Negeri Semarang dan IAIN Banten.IPNU Tegal
Kegiatan yang difasilitasi penuh oleh PW IPNU-IPPNU Jawa Timur tersebut juga menghasilkan beberapa poin rekomendasi yang diharapkan mampu memperkuat eksistensi PKPT IPNU-IPPNU di Indonesia, terkhusus di Jawa Timur. Di antaranya, PW IPNU-IPPNU Jatim mesti melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap PKPT IPNU-IPPNU dan berkoordinasi dengan PC IPNU-IPPNU di masing-masing kabupaten/kota.Menurut ketua PW IPNU Jatim Imam Fadlli, kader PKPT IPNU-IPPNU merupakan aset yang sangat berharga bagi organisasi kader seperti IPNU-IPPNU. Ia mengapresiasi pertemuan itu dan menyatakan kesiapannya untuk mendampingi dan memberi pembinaan terhadap kader PKPT yang telah berkembang sangat pesat.
IPNU Tegal
Selain itu, Ketua PW IPPNU Rosa menambahkan bahwa PKPT mempunyai peran yang sangat strategis dalam membantu kepengurusan di pimpinan cabang dan wilayah. “Kader-kader IPNU-IPPNU yang ada di PKPT mempunyai kontribusi besar terhadap keberlangsungan organisasi kita ini, oleh karena itu semangat ini harus selalu kita jaga,” tegasnya.Ahmad Ainun Najib, salah satu koordinator acara, menyatakan bahwa ikhtiar baik dan semangat perjuangan seluruh kader PKPT yang terus berkembang hingga saat harus diperjuangkan oleh semua pihak.
“Kami berharap agar seluruh jajaran pengurus IPNU-IPPNU yang berada di Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Pusat agar senantiasa mendampingi dan memperjuangkan seluruh rekomendasi yang telah dihasilkan dalam pertemuan ini” terangnya.
Najib juga menandaskan bahwa ikhtiar ini merupakan salah satu bentuk amal jariyah dan pengabdian mahasiswa NU terhadap organisasi ini (IPNU-IPPNU) melalui perguruan tinggi.” tuturnya. (Red: Mahbib)
Dari Nu Online: nu.or.id
IPNU Tegal Khutbah, Pendidikan IPNU Tegal
