Tampilkan postingan dengan label Tegal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tegal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Maret 2018

Kader Harus Mampu Terjemahkan Misi Besar GP Ansor

Lampung Tengah, IPNU Tegal. Bertempat di dusun Neglasari, Kampung Marga Jaya, Kecamatan Selagai Lingga, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, keluarga besar Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor kampung Marga Jaya menggelar pelantikan sekaligus hormat maulid Nabi Muhammad SAW pekan lalu.

Kader Harus Mampu Terjemahkan Misi Besar GP Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader Harus Mampu Terjemahkan Misi Besar GP Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)

Kader Harus Mampu Terjemahkan Misi Besar GP Ansor

“Kami mohon doa restu sekaligus arahan poro kiai, para pengasuh pesantren dan pengurus Ranting NU kampung Marga Jaya dan pengurus GP Ansor Selagai Lingga agar mampu dan istiqomah mengembang amanah ini selama tiga tahun kedepan,” imbuhnya dalam kegiatan bertema membina kesatuan dalam bingkai NKRI melalui kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW ini.

Ketua Ansor Selagai Lingga, Edi Hermawan, berpesan, kepada seluruh jajaran pengurus Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor kampung Marga Jaya segera untuk Rapat Kerja guna menyusun Program Kerja Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor kampung Marga Jaya selama 2017 hingga 2020. 

Ia berharap, kader Ansor kompak menerjemahkan misi besar GP Ansor mulai dari tingkat Pimpinan Pusat hingga Pimpinan Anak Ranting.

IPNU Tegal

Pertama, internalisasi nilai Aswaja dan sifatur rasul dalam gerakan Gerakan Pemuda Ansor. Kedua, membangun disiplin organisasi dan kadersasi bebasis profesi. 

Ketiga, menjadi sentrum lalu lintas informasi dan peluang usaha antar kader dengan stakeholder. dan keempat, mempercepat kemandirian ekonomi kader dan organisasi. 

“Semoga mulai dari kampung Marga Jaya inilah Ansor mampu menjangkau skala yang lebih besar, bukan hanya sektor keagamaan amaliyah An-Nahdliyyah, pemerintahan, namun mampu menciptakan kewirausahaan sehingga Ansor benar-benar dirasakan kehadirannya ditengah-tengah masyarakat,” tutup alumni Pascasarjana UIN Raden Bandar Lampung ini. 

Hadir dalam pelantikan GP Ansor Kampung Marga Jaya dan Maulid Nabi Muhammad SAW antara lain, Ketua NU Kampung Marga Jaya Kiai Bilal Assabid, Gus Mabadi Syauqi, Ketua Muslimat NU Selagai Lingga Murniati, Pengurus Fatayat NU Marga Jaya Siti Silaini, Kepala Kampung Marga Jaya Syafei, dan ratusan masyarakat setempat. (Syarief Kurniawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal

IPNU Tegal Tegal IPNU Tegal

Sabtu, 24 Februari 2018

Ansor Solo Raya Tingkatkan Wawasan Kebangsaan

Solo, IPNU Tegal. Bertempat di Aula Asrama Haji Donohudan 50 Gerakan Pemuda (GP) Ansor Solo Raya, Kamis (29/8) mengikuti kegiatan Peningkatan Wawasan Kebangsaan dengan menghadirkan pembicara Kompol Tumiran Kasi Binmas Polda Jateng.  

Dalam paparan selama lebih dari satu jam bapak tiga anak ini banyak memberikan gambaran kebangsaan terkini dan memberikan sharing berbagai solusi atau alternatif-alternatif mengenai bangsa Indonesia ke arah yang menjadi lebih baik terutama bagi GP Ansor. 

Selain itu, Tumiran berpesan kepada GP Ansor juga ikut berpran aktif dalam pencegahan keamanan, ketertiban di masyarakat. Karena hal tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat saja, justru diharapkan peran serta masyarakat secara aktif bersama dan bermusyawarah demi terciptanya masyarakat yang harmonis dan yang kondusif.

Ansor Solo Raya Tingkatkan Wawasan Kebangsaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Solo Raya Tingkatkan Wawasan Kebangsaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Solo Raya Tingkatkan Wawasan Kebangsaan

“Kami berharap dari pertemuan ini agar generasi muda terutama Ansor dapat menatap masa depan kebangsaan Indonesia memiliki jati diri yang positif dan menatap ke arah yang lebih baik,” pintanya. 

IPNU Tegal

IPNU Tegal

Redaktur   : Mukafi Niam

Kontributor: Mashri 

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Kajian Sunnah, Tegal IPNU Tegal

Jumat, 26 Januari 2018

Husni dan Alim Ketua PC IPNU-IPPNU Brebes

Brebes, IPNU Tegal. Husni Mubaroq dari Tonjong dan Alimatul Khasanah (Wanasari), akhirnya terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Brebes. Mereka mendapat kepercayaan untuk memimpin organisasi badan otonom NU dalam Konferensi Cabang (Konfercab) VIII IPNU-IPPNU Brebes untuk periode 2010-2012.

Terpilihnya Alim sebagai Ketua IPPNU, sangat melelahkan. Pasalnya terjadi pada pukul 03.00 dini hari Ahad (4/7). Dalam kesempatan tersebut peserta menyatakan kesanggupannya meneruskan persidangan hingga terpilih Ketua. Aula pondok pesantren Darunnajat Pruwatan Bumiayu Brebes tempat berlangsungnya konfercab menjadi lebih hidup.

Husni dan Alim Ketua PC IPNU-IPPNU Brebes (Sumber Gambar : Nu Online)
Husni dan Alim Ketua PC IPNU-IPPNU Brebes (Sumber Gambar : Nu Online)

Husni dan Alim Ketua PC IPNU-IPPNU Brebes

Alim mengantongi menang tipis dengan selisih 1 suara dari rivalnya Toriqoh (Wanasari).  Alim mendapatkan 49 suara sedangkan Toriqoh 48 suara sementara 1 suara dinyatakan abstain dari 98 suara yang diperebutkan.

IPNU Tegal

Sebelumnya dalam pemilihan tahap pertama, ada 6 bakal calon. Selain Alim dan Toriqoh, ada Ani ulfiyati, Anisatul Kholisoh, Khoerunisa dan Tarini. Namun karena pada tahap pertama tidak mencapai batas minimal perolehan 20 suara, maka dianggap gugur.

IPNU Tegal

Sementara untuk Husni Mubaroq menang telak dalam satu tahapan dengan mengantongi 100 suara. Rivalnya  Ahmad Munjazi (Larangan) yang memperoleh 38 suara, dinyatakan tidak memenuhi syarat karena yang bersangkutan belum pernah mengikuti pelatihan pengkaderan. Munjazi dinyatakan gugur karena tidak memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga  (PD/PRT) IPNU.

“Salah satu syarat menjadi Ketua Pengurus Cabang IPNU, sekurang-kurangnya pernah mengikuti pelatihan pengkaderan. Karena Rekan Ahmad Munjazi belum pernah mengikuti pelatihan maka dinyatakan gugur dari pencalonan,” terang Wakil Ketua Pengurus Wilayah IPNU Jateng Nurcholis selaku pemimpin sidang.

Dalam programnya, Husni ingin lebih memfokuskan pada peningkatan nilai-nilai intelektualitas pelajar. “Pelajar NU, juga memiliki kemampuan intelektualitas yang tinggi dan ini akan kami buktikan dengan berbagai program unggulan kami ke depan, mohon doa restunya,” tutur Husni.

Sedang Alim berobsesi akan menciptakan kemandirian para pelajar putri NU. Meskipun kaum putri dinyatakan lemah, tetapi sesungguh tersimpan daya juang untuk bisa mandiri. “Kita tidak bisa bergantung terus dengan pelajar putra, kami pun bisa belajar, berjuang dan bertakwa secara mandiri,” tekadnya.

Sementara, Ketua Panitia Penyelenggara Muhaemin Nursalim mengaku gembira telah menyelesaikan agenda dua tahunan ini. Menurutnya, Konfercab yang berlangsung sejak 2 sampai 4 Juli 2010 berlangsung sukses karena mendapat dukungan semua pihak. “Dengan mengusung tema Restorasi Gerakan Pelajar sebagai piranti perubahan, akan tercipta kader NU yang militant,” pungkasnya. (was)Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Berita, AlaSantri, Tegal IPNU Tegal

Rabu, 24 Januari 2018

Hadiri Musker Camat Guntur Beri Bantuan Hibah Masjid

Demak, IPNU Tegal. Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlarul Ulama (MWC NU) kecamatan Guntur Kabupaten Demak Ahad (10/3)  telah mengadakan musyawarah kerja (Musker) di Aula kantor kecamatan Guntur. 

Dalam pengarahannya ketua tanfidziyah Kiai Tamim Romli menyampikan Musker yang diikuti oleh pengurus pleno MWC, ranting, lembaga, lajnah dan badan otonom NU se Kecamatan Guntur tersebut bertujuan mengevalausi dan merumuskan prioritas program tiap tahun dengan berbagai solusi terhadap program yang kurang berjalan baik. 

Hadiri Musker Camat Guntur Beri Bantuan Hibah Masjid (Sumber Gambar : Nu Online)
Hadiri Musker Camat Guntur Beri Bantuan Hibah Masjid (Sumber Gambar : Nu Online)

Hadiri Musker Camat Guntur Beri Bantuan Hibah Masjid

"Dalam merencanakan program kita mengambil yang sederhana, mudah dan bisa dijalankan Disamping itu hendaknya program seharusnya bisa menumbuhkkan semangat berjamiyah dan  memberikan manfaat kepada warga NU," katanya.

IPNU Tegal

Ia menandaskan memasuki era globalisasi, NU harus tampil didepan dan mengambil peran yang maksimal dalam mengantisipasi perubahan zaman sekaligus kontribusi positif tetap eksis dalam bingkai Islam Aswaja.

"Budaya globalisasi sangat mempengaruhi kehidupan kita makanya perlu pemahaman bersama maupun bersikap profesional. Dari sini, peran NU sangat signifikan dalam kehidupan bermasyarakat," tandasnya..  

IPNU Tegal

Tak kalah menarik dan berita sangat menggembirakan dalam forum musker itu dengan hadirnya camat Guntur H Mohammad Syahri yang juga sebagai musytasar NU Guntur dimana walau datangnya terlambat ditengah tengah berlangsungnya rapat, saat diberi waktu untuk memberikan sambutan mantan satkorcab Banser Grobogan tersebut memberikan bantuan hibah empat masjid kepada empat ranting masing masing sejumlah Rp.10.000.000 yaitu ranting Tlogorejo, Sidokumpul, Blerong dan Trimulyo

“Dalam kesempatan  ini kami memberikan bantuan hibah kepada empat masjid dimana dalam penggunaannya bisa untuk memperbaiki masjid bapak bapak yang belum sempurna, dan ini insyaallah bertahap, silahkan dibagi pengurusnya” tutur HM Syahri yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari peserta musker

Lebih lanjut Syahri meminta kepada pengurus dan ranting penerima bantuan untuk bisa dipergunakan sesuai peruntukannya dan bisa dipertanggungjawabkan denan laporan pertanggung jawabannya (LPJ),

“Hibah dari Pemda ini jikalau takmirnya bisa mempertanggungjawabkannya maka tahun berikutnya akan diberikan lagi, tentunya gentian pada ranting lain,” pintanya.

Redaktur     : Mukafi Niam

Kontributor : A Shiddiq Sugiarto

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Tegal IPNU Tegal

Selasa, 09 Januari 2018

Saudi Luncurkan Proyek Wisata Pantai, Bagaimana soal Bikini?

Jeddah, IPNU Tegal - Kerajaan Arab Saudi telah resmi meluncurkan proyek kawasan pantai Laut Merah sebagai bagian dari program Visi 2030 negara setempat. Kawasan tersebut direncanakan bakal menjadi destinasi wisata internasional.

Menteri Kebudayaan dan Informasi Arab Saudi Awad bin Saleh Al-Awad mengatakan, proyek Laut Merah adalah investasi yang efektif berbasis keuntungan dari kekayaan yang terdiversifikasi milik negara tersebut, agar dianfaatkan untuk kepentingan negara dan warga, demikian diberitakan kantor berita Arab Saudi, SPA, Selasa (1/8).

Saudi Luncurkan Proyek Wisata Pantai, Bagaimana soal Bikini? (Sumber Gambar : Nu Online)
Saudi Luncurkan Proyek Wisata Pantai, Bagaimana soal Bikini? (Sumber Gambar : Nu Online)

Saudi Luncurkan Proyek Wisata Pantai, Bagaimana soal Bikini?

Dia menjelaskan, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz sudah mengumumkan peluncuran proyek ini sebagai tujuan wisata internasional. Pengumuman ini muncul sebagai konfirmasi atas keberhasilan produk Visi 2030 Kerajaan Arab Saudi. Menurutnya, proyek ini merupakan tambahan yang bagus bagi proyek-proyek pembangunan dan kemabngkitan kembali di negaranya.

IPNU Tegal

“Kami menyampaikan selamat kepada tanah air atas proyek nasional yang ambisius ini, yang ditambahkan ke dalam serangkaian rencana dan inisiatif efektif yang terus berlanjut di lapangan dari hari ke hari,” katanya.

Soal Bikini

IPNU Tegal

Sejumlah media asing merespon kabar peluncuran proyek kawasan wisata tersebut sebagai transformasi sikap Arab Saudi dari norma yang selama ini ia pegang. Situs thetimes.co.uk, misalnya, menyebut Arab Saudi sedang menabrak tradisi keagamaannya yang ketat lantaran membuka kawasan pantai di Laut Merah, tempat para wanita asing berjemur mengenakan bikini di dekat para pria.

CNN Travel mengatakan, proyek Laut Merah akan membuka potensi kawasan sepanjang 125 mil dari garis pantai dan 50 pulau berlapis karang dengan pembangunan hotel dan perumahan mewah di zona wisata yang ditunjuk. Tahap pertama proyek direncanakan rampung pada 2022, dengan target pengunjung sekitar satu juta per tahun pada tahun 2035.

Media tersebut juga menyimpulkan dibolehkannya wanita berjemur dan berenang dengan bikini karena belum keluar larangan dari pihak kerajaan tentang hal ini.

Hingga berita ini ditulis, IPNU Tegal belum menemukan pernyataan resmi dari pemerintah Arab Saudi soal peraturan bikini jika proyek itu berjalan kelak. Situs kantor berita Arab Saudi sendiri hanya menyampaikan informasi tentang peluncuran dan prospek ekonomi dari proyek ambisius tersebut yang menjadi alternatif sumber ekonomi lain di luar pendapatan minyak. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Ubudiyah, Lomba, Tegal IPNU Tegal

Minggu, 07 Januari 2018

Pelajar STAINU di Maroko Adakan Tasyakuran

Kenitra, IPNU Tegal. Malam pergantian tahun baru, bagi sebagian orang telah menjadi suatu peristiwa yang sangat istimewa dan sakral. Nampaknya, kurang afdol jika malam istimewa itu hanya berlalu begitu saja. Magnet tahun baru, bukan hanya ada di Indonesia, tetapi hampir di setiap pelosok dunia, ikut merayakannya dengan tradisi serta nuansa alami yang berbeda.

Namun lain halnya dengan para pelajar STAINU yang baru saja selesai mengikuti program kelas internsional di universitas Ibnu Tofail, Kenitra-Maroko. Menjelang kepulangnnya ke tanah air mereka mengadakan tasyakuran dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur karena telah menyelesaikan program tersebut dengan baik dan lancar yang bertepatan dengan malam pergantian tahun baru 2013. 

Pelajar STAINU di Maroko Adakan Tasyakuran (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar STAINU di Maroko Adakan Tasyakuran (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar STAINU di Maroko Adakan Tasyakuran

Acara yang bertempat di wisma STAINU Kenitra ini, juga dihadiri oleh sejumlah anggota dan pengurus PCINU Maroko. Dimana sehari sebelum acara tersebut para pelajar STAINU juga telah mengadakan rihlah penutupan dengan mendatangi rumah para ulama di Maroko dan dilanjutkan dengan berziaroh ke makam para ulama di Maroko selama dua hari yang didamping oleh sejumlah pengurus PCINU Maroko.

IPNU Tegal

Acara tersebut berlangsung dengan meriah dan penuh rasa kekeluargaan dengan sedikit mengharukan. Pasalnya ada sebagai pelajar yang menginginkan untuk bisa meneruskan program sarjananya di Maroko sampai selesai namun terpaksa harus kembali ke tanah air karena waktu yang telah ditentukan sudah habis.

IPNU Tegal

Sementara Ali Shodikin selaku  ketua rombongan pelajar STAINU juga mengatakan bahwa pada hari Jumat pagi nanti semua teman-teman STAINU harus sudah bersiap-siap menuju ke bandara Muhammad V.

Sebelum acara tasyakuran ditutup, Prabowo Wiratmoko Jati selaku Dewan Mustasyar PCINU Maroko menyampaikan kepada semua pelajar STAINU agar tetap menjaga silaturahmi dengan para dosen di Maroko yang telah memberikan ilmunya. Selain itu juga tetap menjaga hubungan yang baik dengan para staf dan local staf KBRI Rabat yang telah banyak membantu dalam proses belajar di Kenitra. Tak lupa Ia juga berharap semoga ilmu yang di dapat selama setahun bisa di fahami dengan baik dan bermanfaat bagi diri sendiri, agama, bangsa dan negara.

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Kusnadi El-Ghezwa 

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Nahdlatul, Tegal, Hikmah IPNU Tegal

Sabtu, 30 Desember 2017

Kekerasan Atas Nama Agama, Ini Sikap Banser

Jakarta, IPNU Tegal

Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Satkornas Banser) meminta seluruh kader siaga dalam satu komando menjaga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari upaya segelintir orang yang menampilkan perilaku anarkis dengan mengatasnamakan agama.

Kekerasan Atas Nama Agama, Ini Sikap Banser (Sumber Gambar : Nu Online)
Kekerasan Atas Nama Agama, Ini Sikap Banser (Sumber Gambar : Nu Online)

Kekerasan Atas Nama Agama, Ini Sikap Banser

"Kami telah mencermati dinamika sosial dan kebangsaan akhir-akhir ini. Masyarakat disuguhi tontonan kekerasan yang didalangi segelintir orang. Gangguan kecil itu harus segera ditangani," ujar Kepala Satkornas Banser H Alfa Isnaeni, di Jakarta, Selasa (24/1).

Banser sebagai bagian dari warga Indonesia, tergerak untuk mengambil sikap atas situasi yang memprihatinkan tersebut, mengingat aksi-aksi dimaksud telah memunculkan respon dan reaksi untuk melakukan perlawanan di berbagai daerah.

"Apa Islam agama marah? Apa Nabi Muhammad SAW berdakwah dengan marah? Islam disampaikan Nabi Muhammad dengan ramah. Maka wajar jika kita saksikan dakwah dengan kekerasan dan arogansi menimbulkan perlawanan seperti di Bali, Kalimantan Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, NTB dan yang paling akhir di Bangka Belitung," paparnya.

Berkaitan dengan itu, imbuh Alfa, Banser mengajak kepada seluruh komponen bangsa yang masih mencintai Indonesia untuk bahu membahu menjaga tegaknya NKRI.?

IPNU Tegal

"Banser meminta kepada negara segera bertindak tegas dan jangan sampai terlambat menangani hal tersebut karena membahayakan kelangsungan ? kehidupan bernegara," kata dia lagi.

Terhadap keberadaan Front Pembela Islam (FPI) dan ormas-ormas sejenis yang melakukan ancaman dan tindakan kekerasan serta kerap menyatakan ujaran kebencian sebagai model gerakannya, Banser mengingatkan, negara jangan kalah.

"Segera ambil tindakan hukum tegas untuk menghindari terjadinya konflik horizontal. Adapun kepada seluruh jajaran Banser se-Indonesia, untuk tetap siaga dalam satu komando," demikian H Alfa Isnaeni. (Gatot Arifianto/Abdullah Alawi)

IPNU Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Tegal, Internasional IPNU Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Darussalam Jatibarang dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock