Tampilkan postingan dengan label Kiai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kiai. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Februari 2018

Wagub NTB Buka Rakorwil Ansor NTB

Mataram, IPNU Tegal - Pengurus Wilayah GP Ansor? NTB menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) mulai 7 hingga 8 Oktober 2017, dengan mengambil tema Bela Bangsa Agama dan Negeri di Hotel Mataram Squaredi, Sabtu (7/10).

Ketua GP Ansor NTB H Zamroni Aziz mengatakan dalam sambutanya bahwa Rakowil bertujuan untuk mengonsolidasi organisasi sampai tingkat dusun untuk penguatan struktur Ansor di NTB, dan juga siap melaksanakan apel Banser sebanyak 1000 personel dalam rangka menyambut Munas Alim Ulama dan Konbes NU yang akan digelar November mendatang.

Wagub NTB Buka Rakorwil Ansor NTB (Sumber Gambar : Nu Online)
Wagub NTB Buka Rakorwil Ansor NTB (Sumber Gambar : Nu Online)

Wagub NTB Buka Rakorwil Ansor NTB

"Kirab Nusantara akan kami laksanakan di bulan Oktober ini. Mengenai pilkada secara organisasi Ansor tidak berpolitik akan tetapi masing-masing punya hak serta kader-kader Ansor ada di mana-mana," jelas Zamroni.

Kegiatan tersebut baginya merupakan rangkaian awal dari pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU dan Ansor siap menyukseskan acara munas.

IPNU Tegal

Sementara Ketua PWNU NTB TGH Ahmad Taqiudin Mansyur mengatakan, NU tidak akan berkembang kalau tidak didukung penuh GP Ansor dan peran Ansor sangat besar dan kuat.

Apalagi sebentar lagi akan dilaksanakan Munas Alim Ulama dan Konbes NU pada November 2017. Kepada GP Ansor dan Banser kami mengundang dan untuk dikawal dengan baik acara besar kita ini. Kita dukung dengan sungguh-sungguh.

IPNU Tegal

Perwakilan PP GP Ansor H Hasan Basri Sagala menyampaikan akan merumuskan poin-poin penting yang disampaikan. Ia menegaskan bahwa semua kader Ansor adalah kader NU.

"Pertama kita tahu dan kita ini semua kader Ansor dan kader NU, jarang kita mengingkari kalau kita sudah menjadi kader Ansor, ada kader yang setengah-setangah, berlomba-lomba untuk melaksanakan kebaikan-kebaikan," kata Hasan Basri Sagala.

Kedua, lanjutnya, agar Ansor lebih kuat dan lebih bagus akan kuat jika kita melaksanakan ilmu ulama, keadilan pemimpin, kedermawanan para orang kaya, dan doa para fakir miskin. "Ber-Ansor ini kita lakukan untuk meneruskan apa yang sudah digariskan para ulama dan tentu kita yang akan melanjutkan," tegasnya.

Para kader Ansor, menurutnya, harus menjadi para pengusaha dan membuka peluang kreativitas dalam ekonomi. Kader Ansor jangan menjadi orang yang merusak. "Semoga Rakorwil ini menjadi ujung tombak kita untuk membangun organisasi Ansor dan NU," katanya.

Sementara itu Wagub NTB H Muh. Amin sekaligus yang membuka acara mengatakan, kegiatan seperti Rakorwil ini merupakan suatu hal yang sangat strategis. Hasilnya tentu dengan ide dan gagasan yang menjadi rekomendasi dalam pembahasan Rakorwil Ansor NTB ini.

"Kita harus mampu menangkap suatu hal untuk kita rumuskan menjadi suatu kebijakan-kebijakan baik secara nasional dan daerah," kata Wagub.

Menurutnya, pemerintah tentu sudah melaksanakan sesuai dengan amanah dan kita terus koordinasikan dengan seluruh komponen seperti Ansor ini.

"Mari kita sinergikan secara bersama-sama. Semangat perjuangan kita di daerah yaitu mengenai kesejahteraan dan lainnya menjadi agenda kita. Saya selaku pimpinan daerah tentu kita terus menjaga komitmen kita bersama, mari kita terima dengan baik semua yang ikut dalam kontestan pilkada. Komitmen ke-NTBan kita ini harus kita jaga bersama," kata mantan Ketua GP Ansor Sumbawa ini.

Hadir dalam Rakorwil ini, Wagub NTB H Muh Amin, Kapolda NTB Brigjen Pol Firli, Kabid Humas Polda NTB AKBP Hj Tri Budi Pangestuti, Kepala Kanwil Kemenag NTB H Nasrullah, Kapolres Mataram AKBP Muhammad, Perwakilan Danrem 162/WB, Ketua PWNU NTB TGH Ahmad Taqiudin Mansyur, Ketua PP GP Ansor, Korwil dan jajaran serta para tamu dan perwakilan PC GP Ansor se-NTB. (Syamsul Hadi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Kiai IPNU Tegal

Sabtu, 10 Februari 2018

Kiai Marzuki Beri Taushiyah di Haul Gus Dur

Yogyakarta,IPNU Tegal. KH Marzuki menegaskan, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah orang yang peduli dan membela orang yang tidak mampu seperti yang dilakukan oleh tokoh-tokoh pendiri NU terdahulu.

Kiai Marzuki Beri Taushiyah di Haul Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Marzuki Beri Taushiyah di Haul Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Marzuki Beri Taushiyah di Haul Gus Dur

Ia menegaskan hal itu pada taushiah singkat yang diungkapkan dalam acara Majlis Sholawat Gusdurian (MSG) di pendopo Yayasan LKIS, Yogyakarta pada Senin (30/12) malam.

Kiai Marzuki mengimbau, latar belakang kesejatian Gusdurian harus dijaga. "Gusdurian harus mengikuti jejak perjuangan yang dilakukan Gus Dur. Gus Dur konsisten dalam mengayomi kaum minoritas," tegasnya.

IPNU Tegal

Forum yang sudah 9 kali dilaksanakan ini diawali dengan membaca tahlil untuk Gus Dur dan korban longsor di Banjarnegara.Kemudian penampillan grup hadroh MSG.

Jamaah terdiri dari warga sekitar Sorowajan, peserta kelas pemikiran Gus Dur, tim majalah Bangkit, dan intelektual muda NU Nur Khalik Ridwan. (muhlisin/abdullah)

IPNU Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Berita, Kiai IPNU Tegal

Rabu, 07 Februari 2018

IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol

Jakarta, IPNU Tegal. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jakarta Pusat mengadakan turnamen futsal se-DKI Jakarta. Kali ini turnemen tergolong unik, karena semua pesertanya adalah orang mini (cebol) yang tak asing lagi di layar televisi Indonesia.

Kebanyakan dari mereka adalah pemain sinetron, seperti Tarzan Betawi, Ronaldowati, dan  7 Manusia Harimau, yang sampai saat ini sinetronnya masih tayang. “Saya sendiri awalnya meragukan akan terlaksanannya turnamen ini. Mereka adalah pemain sinetron, terlebih ada yang bilang bahwa setelah futsal mau langsung menuju lokasi syuting di Cibubur,” ujar Yani Rahman, Ketua PC IPNU Jakarta Pusat.

IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol

Turnamen yang digelar Sabtu (12/9) ini dihadiri langsung oleh Faisal dari Deputi 3 Kemenpora Republik Indonesia. Ia membuka turnamen ini dengan menendangkan bola dari tengah lapangan yang kemudian disahut gemuruh tepuk tangan para peserta dan panitia.

IPNU Tegal

Faisal tampak terkejut dan senang ketika memasuki lapangan futsal, di kawasan Kwitang, Jalan Keramat 2, Jakarta Pusat itu. “Waw, ini merupakan suatu kegiatan yang beda dengan yang lain, tetap jaya olahraga Indonesia,” ujarnya.

IPNU Tegal

PC IPNU Jakarta Pusat mengadakan turnamen ini karena menilai bahwa olahraga bisa dinikmati oleh semua kalangan. Gelak tawa yang tanpa henti mewarnai turnamen futsal tersebut. Semua larut dalam kebersamaan dan kegembiraan, termasuk bagi tim yang kalah. “Ini merupakan kemenangan kita bersama,” ujar Farly sesaat setelah menerima piala juara 1 turnamen futsal mini. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Kiai, Berita IPNU Tegal

Selasa, 06 Februari 2018

Santri CSSMoRA Siap Layani Pemudik di 3 Kota

Semarang, IPNU Tegal. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pengurus Nasional CSSMoRA (Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs) pada 2016 ini kembali membuka layanan posko mudik di 3 kota, yakni Semarang, Pasuruan dan Makassar yang berlangsung tanggal 1-4 Juli 2016.

Adapun lokasinya, pertama di depan Masjid Jami’ Baitul Izzah, Ngilir Terboyo Wetan, Genuk, Semarang; depan Masjid Muhammad Cheng Ho, Petungsari, Pandaan, Pasuruan; depan Masjid Raya Makassar.

Santri CSSMoRA Siap Layani Pemudik di 3 Kota (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri CSSMoRA Siap Layani Pemudik di 3 Kota (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri CSSMoRA Siap Layani Pemudik di 3 Kota

Sementara fasilitas yang disediakan oleh organisasi mahasiswa Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) ini di antaranya, cek kesehatan, tempat istirahat, konsultasi pendidikan perguruan tinggi dan pondok pesantren, wifi area, pembagian takjil berbuka dan hidangan sahur, dan lain-lain. Semua fasilitas diberikan secara gratis.

Menurut Ketua Umum CSSMoRA Nasional Muhammad Zidni Nafi, dari tahun ke tahun pelayanan posko mudik lebaran selalu dibuka lantaran kesadaran bersama dari anggota CSSMoRA untuk ikut berkontribusi dalam melancarkan tradisi mudik masyarakat.

IPNU Tegal

"Ini bagian dari pelayanan serta pengabdian santri kepada masyarakat, sekaligus mempraktikkan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi," kata Zidni melalui pers rilisnya, Kamis (30/6).

"Apalagi ada ratusan santri anggota CSSMoRA yang masih studi di bidang kesehatan, kedokteran, teknologi, dan lain-lain, sehingga sedikit banyak dapat diamalkan untuk melayani pemudik dan masyarakat sekitar lokasi posko," tambahnya.

Zidni menghimbau kepada masyarakat atau pemudik yang melewati ketiga lokasi posko tersebut untuk bisa mengunjungi stand posko yang dibuka oleh santri-santri CSSMoRA.

"Kami siap untuk melayani. Semoga berawal dari langkah kecil ini, banyak dari kalangan santri muda semakin memperluas jaringan pengabdiannya untuk kemaslahatan masyarakat luas," pungkas santri asal Kudus yang sedang menempuh studi di UIN Sunan Gunung Djati Bandung itu. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal

IPNU Tegal Kiai IPNU Tegal

Minggu, 04 Februari 2018

GP Ansor Sumbar Jajaki Kerja Sama dengan BNN

Padang, IPNU Tegal - Pimpinan Wilayah Gerakan Pemudan Ansor bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Barat untuk pencegahan semakin meluasnya penyebaran penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda Sumatera Barat. Sebagai bagian dari generasi muda, Ansor akan turut berperan aktif dalam upaya mencegah makin banyaknya korban dari narkoba.

Hal itu diungkapkan Ketua PW GP Ansor Sumatera Barat Rahmat Tuanku Sulaiman, Kamis (18/8) di sekretariatnya di Jalan Ciliwung No. 10 Padang. Menurut Rahmat, secara lebih rinci, Ansor Sumbar sudah beraudiensi dengan Kepala Ali Azhar BNN Sumatera Barat dan Kabag Rehabilitas dan Pemberdayaan Masyarakat S. Boy pada Selasa (16/8) di Jalan Belanti Ujung, Padang. ?

GP Ansor Sumbar Jajaki Kerja Sama dengan BNN (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Sumbar Jajaki Kerja Sama dengan BNN (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Sumbar Jajaki Kerja Sama dengan BNN

Dikatakan Rahmat, kondisi penyebaran penyalahgunaan narkoba di Sumatera Barat sungguh memprihatinkan. Sebagaimana diungkapkan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pada malam “Doa dan Zikir untuk Bangsa” yang digelar PW Ansor Sumbar sehari sebelumnya, bahwa Sumatera Barat sudah darurat narkoba. Jika tidak ada gerakan bersama pemerintah dengan masyarakat, maka kehancuran generasi muda sudah di ambang pintu.

"Jika generasi muda sudah hancur, siapa lagi yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa. Untuk itu, Ansor sebagai bagian dari masa depan? bangsa Indonesia harus turut berperan. Ansor akan melakukan pendekatan secara humanis terhadap pecandu narkoba dan berkonstribusi untuk melakukan pencegahan narkoba di kalangan anak muda," kata Rahmat didampingi sekretarisnya Arianto, Wakil Ketua Nafriandi,? Satkorwil Banser Hardi Candra yang Ketua Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar), dan Sekretaris Baanar Fauzan Ahmad. ?

IPNU Tegal

Dikatakan Rahmat, kader-kader Ansor harus bisa menjadi tenaga rehabilitasi dan penyuluh untuk pencegahan narkoba. Mereka terlebih dahulu dibekali agar mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

IPNU Tegal

Ketua BNN Ali Azhar menyebutkan, Ansor melaksanakan MoU dengan BNN dalam upaya pencegahan dan rehabilitasi, serta melakukan penyuluhan di tengah masyarakat. Ansor bisa melakukan peran dengan bekerja sama dengan BNN dalam bidang pencegahan dan penyuluhan relawan antinarkoba. Sedangkan rehabilitasi dengan mendirikan rumah rehabilitasi. (armaidi tanjung/abdullah alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Internasional, Kiai IPNU Tegal

Kamis, 25 Januari 2018

Forum PCINU Bakal Warnai Muktamar ke-33 NU

Jombang, IPNU Tegal. Panitia lokal muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum (PPBU), mengundang lebih dari 20 Pimpinan Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) untuk hadir dalam acara “Forum Diskusi dan Reuni PCINU Internasional” yang rencananya akan ditempatkan di Pondok Pesantren al-Muhajirin 3 Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang.

Forum PCINU Bakal Warnai Muktamar ke-33 NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Forum PCINU Bakal Warnai Muktamar ke-33 NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Forum PCINU Bakal Warnai Muktamar ke-33 NU

Acara forum diskusi ini akan berjalan di sela-sela muktamar ke-33 NU berlangsung, yakni tanggal 1, 2, 4, dan 5 Agustus 2016. Target acara ini adalah mempertemukan kaum nahdliyin yang berada di luar negeri, baik yang masih aktif maupun yang sudah purna.

“Tanggal 3 Agustus sengaja dikosongkan karena pada tanggal tersebut di masing-masing pesantren dipakai sidang komisi. Jadi Pondok Pesantren Tambak Beras sepakat mengosongkan semua kegiatan muktamar pada tanggal tersebut, dan mengharuskan semua untuk fokus ke sidang komisi,” kata ketua panitia Latif Malik kepada IPNU Tegal, Rabu (28/7).

IPNU Tegal

Acara ini akan diisi dengan diskusi berbagai tema penting, seperti krisis Timur Tengah dan materi muktamar ke-33 NU. “Forum ini akan dibuat santai, mengingat peserta muktamirin dalam forum muktamar biasanya sudah jenuh dengan materi utama muktamar, jadi yang kita tekankan adalah mempererat silaturrahim antar PCINU,” kata pria yang akrab disapa Gus Latif ini.

Dalam forum di atas, panitia akan memberikan berbagai fasilitas untuk peserta, di antaranya adalah 12 kamar penginapan, terdiri dari 8 putra dan 4 putri. Selain itu, peserta juga akan mendapat kartu identitas peserta dan kartu parkir, serta konsumsi tentu saja. Tamu yang diundang dari luar daerah ini juga dapat meminta panitia untuk menjemput mereka di lokasi terdekat, seperti bandara, stasiun kereta api, dan terminal bus.

IPNU Tegal

Untuk konfirmasi kehadiran dan informasi lebih lanjut, peserta bisa menghubungi M. Najih Arromadloni sebagai pelaksana, di nomor ponsel 081938299525. (Red: Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Lomba, Kiai, Doa IPNU Tegal

Sabtu, 13 Januari 2018

Riset Kitab Kuning Libatkan 850 Pesantren

Sukabumi, IPNU Tegal. Sebanyak 850 Pesantren penyelenggara pendidikan dijadikan target riset pengajian Kitab Kuning. Penelitian yang diinisiasi Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Balitbang Diklat Kemenag RI melibatkan para peneliti internal Puslitbang tersebut dan peneliti dari kampus dan perwakilan ormas Islam.

Kepala Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Amsal Bachtiar mengabarkan hal tersebut di kantornya usai melepas tim terjun ke lapangan. Akar historis pesantren, kata dia, merupakan lembaga pencetak dan pengkaderan ulama. Sebagian besar ulama dilahirkan oleh pendidikan pesantren dan sejenisnya.

Riset Kitab Kuning Libatkan 850 Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Riset Kitab Kuning Libatkan 850 Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Riset Kitab Kuning Libatkan 850 Pesantren

“Maka fungsi pesantren sebagai lembaga reproduksi ulama hendaknya terus didorong untuk tetap dipertahankan keberlangsungannya agar pesantren yang ada saat ini tetap mampu melahirkan ulama-ulama yang mutafaqqih fi al-din, karena hal itu merupakan tugas utama pendidikan pesantren,” ujar Amsal.

Dalam perkembangan mutakhir, lanjut dia, banyak lembaga pesantren yang mengembangkan pilihan pendidikan dalam setiap jalur, jenjang, dan jenis pendidikan. Implikasinya saat ini terdapat diversifikasi layanan pendidikan di pesantren. 

IPNU Tegal

“Realitas inilah yang ditengarai berimplikasi kepada intensitas santri dalam mengikuti pengajian kitab kuning di pesantren. Ini pula yang melatari mengapa penelitian ini penting dilakukan,” tandas pria asal Padang ini.

Menurut Koordinator Riset, Nunu A Annahidl, penelitian tersebut menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Adapun besaran sampel survei pada tingkat kepercayaan 95% (MoE 3,5%) adalah 850 pesantren. Sampel diambil dengan menggunakan teknik multistages cluster proporsional random sampling.

“Wilayah sasaran penelitian terdiri dari 21 kabupaten/kota di 11 provinsi. Daerah yang menjadi sasaran mewakili karakteristik wilayah dan ketersebaran jumlah pesantren secara nasional,” jelas Nunu.

Ia merinci, selain Jakarta Timur di DKI Jakarta ada lima kabupaten untuk daerah di Jawa Barat, yaitu Bogor, Cirebon, Sukabumi, Tasikmalaya, dan Garut. Sementara Provinsi Banten hanya dua kabupaten yakni  Pandeglang dan Lebak.

IPNU Tegal

“Total kuesioner di Jabar ada 279 buah. Banten 105 buah dan 4 di Jakarta,” ujarnya.

Untuk Jawa Tengah, lanjut dia, ada tiga kabupaten yakni Grobogan, Jepara, dan Magelang. Sementara  di Jawa Timur ada empat kabupaten yaitu Jember, Malang, Sampang, dan Probolinggo.

“Jadi ada 167 kuesioner di Jateng. Sementara di Jatim ada 222 buah,” ungkap pria kelahiran Bandung ini.

Total 777 kuesioner di 14 kabupaten/kota ini, kata Nunu, dikelola langsung oleh petugas di lapangan selama 12 hari. Terhitung mulai Selasa, 24 Oktober hingga Sabtu, 4 Nopember 2017. Sejumlah wilayah di luar Jawa juga terpilih secara random, yakni Padang Sumatera Barat, Palembang Sumatera Selatan, Kabupaten Lampung Tengah Lampung, Kabupaten Lombok Timur NTB, Banjarmasin Kalimantan Selatan, dan Makassar Sulawesi Selatan.

Penelitian tersebut bertujuan ingin memperoleh informasi tentang pelaksanaan pengajian kitab kuning di pesantren yang menyelenggarakan pendidikan madrasah dan atau sekolah formal.

“Ada delapan komponen data yang ingin digali, yaitu kurikulum, proses pelaksanaan, jenjang, jalur, kiai atau ustadz, santri, sarana dan prasarana, serta sistem evaluasi,” pungkas Nunu. (Musthofa Asrori/Kendi Setiawan)





Baca tulisan Kajian Keagamaan lainnya DI SINI

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal AlaSantri, Cerita, Kiai IPNU Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Darussalam Jatibarang dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock