Minggu, 11 Februari 2018

Islam Nusantara Perlu Kokohkan Metodologi

Surabaya, IPNU Tegal - Konsep Islam Nusantara terus diperbicangkan oleh akademisi, mahasiswa dan publik. Sebagai gagasan, Islam Nusantara harus dikokohkan dengan konstruksi epistemik dan metodologi agar dapat diterima publik muslim internasional.

Hal ini terekam dalam diskusi yang dihadiri oleh Prof. Dr. Masdar Hilmy dari UIN Sunan Ampel Surabaya, peneliti Islam Nusantara Munawir Aziz, dan Pradana Boy ZTF dari UMM Malang.

Islam Nusantara Perlu Kokohkan Metodologi (Sumber Gambar : Nu Online)
Islam Nusantara Perlu Kokohkan Metodologi (Sumber Gambar : Nu Online)

Islam Nusantara Perlu Kokohkan Metodologi

Agenda ini diselenggarakan di Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya, Rabu (7/9) atas prakarsa Perpustakaan UIN Surabaya, Mitra Firdaus, dan Penerbit Mizan. Dalam diskusi ini, mereka membahas buku Islam Nusantara: dari Ushul Fiqh hingga Paham Kebangsaan (Mizan, 2015) dan Islam Berkemajuan (Mizan).

IPNU Tegal

Dalam diskusi ini, Munawir Aziz menjelaskan tentang sisi-sisi penting dari gagasan Islam Nusantara. "Islam Nusantara itu menjadi produk pengetahuan yang berakar pada tradisi masyarakat di negeri ini. Nusantara tidak sekadar konsep geografis, namun juga strategis dan ideologis," jelas Munawir.

Menurutnya, Islam Nusantara menjadi tawaran alternatif gagasan bagi publik muslim internasional di tengah konflik Timur Tengah dan kekacauan Turki.

IPNU Tegal

Sementara Prof Dr Masdar Hilmy menjelaskan bahwa Islam Nusantara perlu diteruskan dengan menjelaskan teori dan epistemologinya. "Harus ada kiai-kiai dan akademisi NU yang fokus untuk membangun gagasan Islam Nusantara. Dengan demikian, Islam Nusantara menjadi konsep yang jelas dan dapat diterima publik internasional," terangnya.

Prof Masdar Hilmy adalah santri Kiai Mashum Lasem dan merupakan Asisten Direktur Pascasarjana UIN Sunan Ampel.

Dalam diskusi ini, mereka membahas sinergi Islam Nusantara dan Islam Berkemajuan yang dapat menjadi gagasan strategis bagi masyarakat muslim negeri ini. Islam Nusantara yang berkemajuan, inilah yang menjadi penerus gagasan untuk Islam yang damai, moderat, ramah dan toleran. (Firdaus/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Warta, Kajian, Sholawat IPNU Tegal

PonPes Darussalam Jatibarang. Islam Nusantara Perlu Kokohkan Metodologi di PonPes Darussalam Jatibarang ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Darussalam Jatibarang dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock