Rabu, 29 November 2017

Filosofi Kemandirian Santri Penting Bagi Perkembangan Ekonomi

Pringsewu, IPNU Tegal. Mustasyar PCNU Pringsewu yang juga Bupati Pringsewu KH Sujadi mengatakan bahwa kunci kesuksesan dalam bidang ekonomi adalah kemandirian. Hal tersebut dikatakannya saat membuka secara resmi Kegiatan Seminar Kewirausahaan dan Kemandirian Santri dalam Rangka Hari Santri Nasional 2017 Kabupaten Pringsewu di Gedung NU, Sabtu (21/10).

Bupati yang merupakan Alumni Pondok Pesantren Kalibeber Wonosobo Jawa Tengah ini menambahkan bahwa  jiwa  kemandirian ini sudah ditanamkan di pondok pesantren kepada santri sejak dini. Sehingga menurutnya sebagai seorang santri, sudah seharusnya  memiliki ide dan gagasan bagaimana berkiprah dalam bidang ekonomi.

Filosofi Kemandirian Santri Penting Bagi Perkembangan Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)
Filosofi Kemandirian Santri Penting Bagi Perkembangan Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)

Filosofi Kemandirian Santri Penting Bagi Perkembangan Ekonomi

"Yang tidak berbicara ekonomi hanya di surga. Siapapun akan berbicara tentang ekonomi," kata Abah Sujadi, sapaannya, di depan para peserta seminar yang terdiri dari santri dan Alumni Pondok Pesantren se Kabupaten Pringsewu.

Seminar yang bertemakan "Santri Mandiri, NKRI Hebat" tersebut menghadirkan dua orang nara sumber yaitu Sekjen Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Muhammad Nur Hayid dan Rektor Universitas Malahayati Lampung Muhammad Kadafi.

IPNU Tegal

Dalam pemaparannya, Sekjen HIPSI yang akrab dipanggil Gus Hayid menjelaskan dalam mengawali bisnis dibidang ekonomi diperlukan beberapa aspek yang dapat menghantarkan seseorang kepada kesuksesan.

"Berbisnis tidak hanya belajar tapi membutuhkan mental. Berbisnis juga tidak hanya mencari uang tapi membutuhkan akses. Dalam berbisnis harus tetap belajar. Jangan berhenti untuk belajar tidak  tidak cukup hanya teori saja," tegasnya seraya mengingatkan agar jangan berputus asa dalam berusaha.

Senada dengan Gis Hayid, Rektor Universitas Malahayati Lampung Muhammad Kadafi mengatakan bahwa jiwa entrepeneurship harus terus ditumbuhkan kepada para pelajar dan santri.

Hal ini dapat ditempuh dengan memperluas gerakan entrepeneurship, menerapkan kurikulum entrepeneurship dilembaga pendidikan dan menciptakan jiwa-jiwa yang inovatif.

Ketua Kadin Provinsi Lampung ini juga mengingatkan bahwa dalam berusaha juga harus ditanamkan niat untuk beribadah.

IPNU Tegal

"Landasi dengan ketulusan dan keikhlasan. Semoga berkah. Kalau bisa berbuat 1000 kebaikan kenapa harus satu. Kalau kita bersungguh-sungguh pasti bisa," pungkas Wakil Ketua PWNU Lampung ini. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Hadits, Nahdlatul IPNU Tegal

PonPes Darussalam Jatibarang. Filosofi Kemandirian Santri Penting Bagi Perkembangan Ekonomi di PonPes Darussalam Jatibarang ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Darussalam Jatibarang dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock