Jumat, 03 Februari 2017

Kabar Duka, Muslimat NU Jateng Kehilangan Dewan Pakar

Semarang, IPNU Tegal

Kabar duka datang dari Semarang, Dewan Pakar Muslimat NU Jawa Tengah Hj Fatimah Usman wafat pada 00.00, Rabu (16/3) dini hari. Almarhumah mengidap kanker paru dan terakhir di rawat di RSUP Dr Kariadi Semarang. Bu Fat sapaan akrabnya, merupakan pejuang pergerakan perempuan. Istri dari guru besar Universitas Islam Negeri Wali Songo, H Amin Syukur ini meninggalkan dua orang putri, Ratih Rizqi Nirwana dan Nugraheni Itsnal Muna. 

"Beliau sering diminta mengisi ceramah keagamaan, tokoh pembela perempuan yang gigih dan bersemangat," ungkap Hj Ismawati, Ketua PW Muslimat NU Jateng. 

Perempuan kelahiran Kediri, lanjutnya, 8 Agustus 1955 ini merupakan pejuang bagi isu perempuan dan anak, memiliki perspektif yang sangat kuat karena didukung oleh kompetensi keilmuan yang sangat kuat. 

Kabar Duka, Muslimat NU Jateng Kehilangan Dewan Pakar (Sumber Gambar : Nu Online)
Kabar Duka, Muslimat NU Jateng Kehilangan Dewan Pakar (Sumber Gambar : Nu Online)

Kabar Duka, Muslimat NU Jateng Kehilangan Dewan Pakar

"Salah satu yg terekam kuat di gerakan perempuan Jateng adalah ketika beliau menjadi saksi ahli kasus pernikahan di bawah umur oleh Syeikh Puji Kabupaten Semarang," terang Hj Ida Masruroh Hakim yang juga aktif di Muslimat Jateng. 

Bersama suami, ia mengelola Lembaga Bimbingan dan Konsultasi Tasawuf (Lembkota) disamping itu almarhumah pernah menjadi Ketua Pusat Studi Gender UIN Walisongo serta aktif menjadi pengajar di Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo. 

"Beliau dosen yang ceria mampu memotivasi mahasiswanya. Secara pribadi saya dulu dekat dengan Bu Fat, rumahnya juga tak jauh dari kontrakan sering kegiatan di lingkungan bareng bersih-bersih lingkungan atau acara keagamaan di masjid perumahan. Aura keibuannya selalu memberikan keteduhan bagi yang disapa dan diajak berbicara,” ungkap Shalahuddin, mahasiswa yang pernah diajar Bu Fat. 

IPNU Tegal

Hadir bertakziyah antara lain KH Hasyim Muzadi, segenap civitas akademika mulai rektor hingga dekan di lingkungan UIN Walisongo serta saudara dan kolega hadir mendoakan almarhumah. Jenazah diiring menuju tempat pemakaman umum Segaran Purwoyoso Ngaliyan, Semarang. (Zulfa/Fathoni) 

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal

IPNU Tegal Kajian, Sejarah IPNU Tegal

PonPes Darussalam Jatibarang. Kabar Duka, Muslimat NU Jateng Kehilangan Dewan Pakar di PonPes Darussalam Jatibarang ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Darussalam Jatibarang dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock