Pasuruan, IPNU Tegal. Radikalisme global yang telah menjadi ancaman nyata bagi tegaknya kedamaian dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan sasaran utama anak muda negeri ini. Oleh karena itu, harus menjadi perhatian semua elemen anak bangsa.
Rangkul Anak Muda dalam Perang Neocortex (Sumber Gambar : Nu Online) Rangkul Anak Muda dalam Perang Neocortex
Lakpesdam NU Kota Pasuruan, salah satu elemen yang peduli atas hal tersebut. Kepedulian tersebut dutunjukkan melalui workshop Deradikalisasi Agama dan Leadership Training Camp Kader Penggerak Aswaja angkatan 1 di Wisata Agro Wonosari Lawang? (6-7/1).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti kurang lebih 100 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan komunitas anak muda di kota Pasuruan. IPNU Tegal
Ketua Lakpesdam NU Kota Pasuruan Waladi Imaduddin mengatakan bahwa agenda ini adalah sebagai upaya Lakpesdam NU Kota Pasuruan untuk merangkul anak muda di kota itu.
Sebab, kata dia, gerakan radikalisme agama menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Kelompok radikal dengan memanfaatkan berbagai sarana seperti sosial media harus dilawan mengingat pengguna sosial media kita adalah anak muda.IPNU Tegal
“Lebih dari itu anak muda kita juga diserang dengan tren dan gaya hidup yang tidak sesuai dengan norma agama dan norma sosial seperti narkoba dan pergaulan bebas yang dikampanyekan melalui berbagai media mereka,” terangnya. ?
Acara itu dibuka Wakil Ketua Tandfidziyah PCNU Kota Pasuruan H. Muhammad Nailur Rahman. Gus Amak, panggilan akrabnya, mengatakan bahwa saat ini sebenarnya telah berada dalam medan perang yang sangat luar biasa yaitu perang neocortex.
Perang tersebut bukan peperangan fisik secara langsung, tapi merupakan perang pemikiran yang mempengaruhi pola pikir, gaya hidup bahkan keyakinan generasi kita.
Perang neocortex telah sukses menjauhkan anak muda kita dari ulama, dari tradisi luhur islam dan dari kecintaan pada negri kita. “Maka dari itu acara kader penggerak Aswaja dengan merangkul mahasiswa dan komunitas anak muda ini patut mendapatkan apresiasi yg tinggi sebagai bentuk perlawanan di medan perang neocortex,” pungkasnya. ?
Setelah membaca Ikrar Santri Nusantara yang dipimpin Ketua Lakpesdam NU Kota Pasuruan Waladi Imaduddin, acara ditutup dengan bersama-sama menghadiri haul Gus Dur ke-7 di Tebuireng, Jombang. (Nain/Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
IPNU Tegal Pendidikan, Quote, Nahdlatul IPNU Tegal
Sabtu, 24 Desember 2016
Rangkul Anak Muda dalam Perang Neocortex
PonPes Darussalam Jatibarang
PonPes Darussalam Jatibarang. Rangkul Anak Muda dalam Perang Neocortex di PonPes Darussalam Jatibarang ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.
Nonaktifkan Adblock Anda
Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.
Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock
- 1. Artikel
- 2. Video
- 3. Gambar
- 4. dll
Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Darussalam Jatibarang dengan nyaman.
Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN

EmoticonEmoticon