Sabtu, 09 Agustus 2008

Kue Tradisional Lebaran yang Makin Langka di Temanggung

Temanggung, IPNU Tegal. Seperti halnya banyak aspek lain yang bersifat tradisional kian lama makin hilang, begitu pula soal makanan tradisional sebagai salah satu kekayaan tradisi bangsa juga makin langka. Di antara makanan tradisional yang kini kian langka tersebut adalah kue Cucur. Kue yang bentuknya bulat mirip piringan cakram dan berwarna cokelat agak gosong di bagian tepinya ini terbuat dari bahan utama tepung terigu atau tepung beras, gula merah atau gula jawa.

Kue Tradisional Lebaran yang Makin Langka di Temanggung (Sumber Gambar : Nu Online)
Kue Tradisional Lebaran yang Makin Langka di Temanggung (Sumber Gambar : Nu Online)

Kue Tradisional Lebaran yang Makin Langka di Temanggung

Meski tidak terlalu sulit dalam pembuatan kue cucur ini, namun membutuhkan proses dan ketelatenan. Misalnya selain masing-masing bahan-bahanya setelah dicampur harus diuleni atau diaduk berulangkali, sebelum tahap penggorengan memakai wajan harus pula diendapkan dahulu sampai beberapa jam. ?

Barangkali kecenderungan orang sekarang yang lebih memilih hal-hal yang praktis dan instan menyebabkan makin langkanya jenis kue tradisional semacam Cucur dan sejenisnya itu. Berdasarkan pengamatan kami, kue Cucur ini sulit didapatkan dengan cara pembelian serta sulit pula ditemukan dijual di pasaran mulai supermarket, minimarket sampai kios-kios makanan dan warung kecil. ? ?

Kendati demikian, di beberapa daerah tertentu di Jawa masih ada warga yang tetap menjaga kelestarian kue tradisional Cucur ini terutama sebagai salah satu sajian khas ? saat hari raya lebaran.

IPNU Tegal

Misalnya Di Kabupaten Temanggung Jawa Tengah, setidaknya di dua kecamatan yaitu Kecamatan Tretep dan Wonoboyo. Di dua kecamatan tersebut masih bertahan tiap kali lebaran menyajikan makanan khas berupa kue Cucur ini. Para ibu rumah tangga di dua daerah kecamatan tersebut tidak merasa cukup bila sajian atau hidangan makanan hari raya semuanya dari hasil membeli di pasar atau memesan di suatu ketring, sehingga mereka merasa perlu ada di antara hidangan kue lebaran itu merupakan produk buatannya sendiri walau untuk itu cukup memakan waktu dan tenaga. Maka kue Cucur salah satu produk kue bikinan sendiri itu. ?

Umumnya para ibu rumah tangga itu menjelang lebaran akan membuat kue Cucur dalam jumlah lumayan banyak. Di samping dimaksudkan sebagai hidangan hari lebaran, kue Cucur ini khususnya di desa-desa pegunungan Kecamatan Tretep akan dibagikan ke kerabat, tetangga dan kenalannya walau berdomisili di luar desa sebagai simbol mempererat hubungan yang baik. ?

IPNU Tegal

Di antara kelebihan kue cucur ini ialah walaupun tidak dikemas atau dibungkus dengan peranti apa pun namun dapat tahan lama tidak basi hingga beberapa bulan. Hanya perlu dipanaskan kembali untuk tetap menjaga agar kue ini tetap tahan meski sudah cukup lama pembuatannya. (M. Haromain/Fathoni) ? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal News, AlaNu IPNU Tegal

PonPes Darussalam Jatibarang. Kue Tradisional Lebaran yang Makin Langka di Temanggung di PonPes Darussalam Jatibarang ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Darussalam Jatibarang dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock