Senin, 22 Januari 2018

Ribuan Santri Babakan Ciwaringin Nonton Perjuangan Kiai dan Santri

Cirebon, IPNU Tegal. Memperingati kemerdekaan RI ke 69, santri Babakan Ciwaringin nonton bareng sejarah perjuangan kiai dan santri melalui film Dokumenter Resolusi Jihad dan Sang Kiai. Bertempat di halaman Madrasah al-Hikamus Salafiyah, Sabtu malam (16/8) ribuan santri khusuk menyimaknya.

"Santri harus dikenalkan sejarah bangsanya sendiri. Selama ini, pelajaran sejarah (tarikh) di pesantren kebanyakan sejarah Timur Tengah," kata Hasan Malawi, salah satu panitia.

Ribuan Santri Babakan Ciwaringin Nonton Perjuangan Kiai dan Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Santri Babakan Ciwaringin Nonton Perjuangan Kiai dan Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Ribuan Santri Babakan Ciwaringin Nonton Perjuangan Kiai dan Santri

Di samping itu, kata Hasan, banyak sejarah kita yang dibelokkan. Jika membaca buku-buku sejarah di sekolah, peran ulama seolah (di)tenggelam(kan). Sejarah mainstream tidak banyak menampilkan keterlibatan ulama dan santri.

IPNU Tegal

Padahal, menurut dia, perjuangan mereka melawan dan merebut tanah air ini dari genggaman penjajah tidak diragukan lagi, sebagaimana salah satunya yang diceritakan film Sang Kiai.

IPNU Tegal

Karena itu, lanjut Hasan, sejarah harus direbut. Sejarah harus ditulis ulang oleh santri dan kiai sebagai pelaku sejarah. Selama belum ditulis, masih dalam bentuk sejarah lisan (oral history), sejarah hanya disebut cerita, legenda, bahkan mitos.

"Dengan menulis dan memunculkan kembali sejarah versi kita, akan timbul kesadaran baru tentang sejarah. Kita bukanlah pendatang dan penonton di negeri ini. Kita punya saham besar bagi terbentuknya NKRI. Karena itu, kita harus merawat dan menjaganya agar tidak direbut dan dijajah kembali melalui penjajahan gaya baru, penjajahan ekonomi, budaya, pemikiran dan ideologi," pungkas Hasan.

Para santri terlihat bersemangat menonton Sang Kiai hingga selesai. Teriakan takbir, tepuk tangan, sumpah serapah, berbaur dengan canda tawa dan kesedihan. Tampaknya, "pengajian sejarah" dalam bentuk tayangan film lebih mengena dibanding melalui pelajaran kitab dan buku.

Acara yang diselenggarakan oleh Komunitas Seniman Santri (KSS) dan Komunitas MB2 ini berjalan sukses hingga pukul 12.30 WIB. Acara ditutup dengan pembacaan doa untuk pahlawan-pahlawan bangsa yang telah mengantarkan kemerdekaan bangsa ini. Al-Fatihah! (Jamaluddin Mohammad/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal RMI NU IPNU Tegal

PonPes Darussalam Jatibarang. Ribuan Santri Babakan Ciwaringin Nonton Perjuangan Kiai dan Santri di PonPes Darussalam Jatibarang ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Darussalam Jatibarang dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock