Sabtu, 30 Desember 2017

Elemen NU Harus Bersinergi Hadapi Teror dan Gerakan Radikal

Jombang, IPNU Tegal

Terjadinya teror bom di kawasan Sarinah, Jl Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1) hendaknya menyadarkan semua pihak, khususnya NU untuk semakin menjaga kekompakan. Ancaman gerakan radikal juga dapat diamputasi dengan sinergi seluruh elemen nahdliyin.

Elemen NU Harus Bersinergi Hadapi Teror dan Gerakan Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)
Elemen NU Harus Bersinergi Hadapi Teror dan Gerakan Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)

Elemen NU Harus Bersinergi Hadapi Teror dan Gerakan Radikal

Demikian disampaikan Ketua PC Fatayat NU Jombang Jawa Timur, Ema Umiyyatul Chusnah saat dikonfirmasi media ini. "Teror bom yang mengguncang Jakarta membawa pesan agar kebersamaan sesama warga bangsa harus ditingkatkan," katanya, Jumat (15/1). Apalagi dalam waktu yang tidak lama, lanjutnya, bangsa ini juga tengah diuji dengan kemunculan Gafatar atau Gerakan Fajar Nusantara.

"Seperti diketahui, Gafatar mengincar anak muda yang labil untuk direkrut menjadi pengikut. Mereka membujuk secara halus calon anggotanya dengan berbagai program sosial," terang Ning Ema, sapaan akrabnya.

Intensitas mendampingi masyarakat bawah yang dilakukan NU lewat sejumlah kegiatan yang dilakukan lembaga dan badan otonom hendaknya kian ditingkatkan. "Jangan kendor apalagi lengah, karena ini akan menjadi ancaman serius bagi keamanan di kawasan setempat," pesan anggota DPRD Jombang ini.

IPNU Tegal

Yang juga tidak kalah penting diperhatikan, hendaknya lembaga dan Banom NU di semua lapisan bisa menawarkan kegiatan yang bermanfaat bagi nahdliyin. "Pengajian sebagai upaya menguatkan pemahaman agama juga penting untuk terus digalakkan," ungkap cucu KH Abdul Wahab Chasbullah ini. 

Akan tetapi, tambahnya, yang juga harus diperhatikan adalah memberikan keterampilan  bagi warga dengan sejumlah pelatihan yang berguna,. Dengan sejumlah kegiatan sarat makna tersebut dapat dipastikan godaan untuk bergabung dengan gerakan teror dan radikal akan mudah diredam.

Kepada aparat keamanan, salah seorang pengurus di Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ini juga mengharapkan untuk juga dapat mendeteksi secara dini gerakan yang membahayakan tersebut. 

"Apalagi di Jombang sudah ada 3 pilar keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas yang merupakan gabungan dari perangkat desa, kepolisian dan TNI. Keberadaan 3 pilar Kamtibmas tersebut hendaknya mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Dan kami berharap, tandasnya, baik NU dan 3 pilar Kamtibmas kian bersinergi dalam menjamin suasana kondusif bagi masyarakat di kota santri ini. Hal tersebut sebagai bagian menjaga keutuhan NKRI yang menjadi komitmen NU sejak awal. (Ibnu Nawawi/Fathoni)

IPNU Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Kiai IPNU Tegal

PonPes Darussalam Jatibarang. Elemen NU Harus Bersinergi Hadapi Teror dan Gerakan Radikal di PonPes Darussalam Jatibarang ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Darussalam Jatibarang dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock