Kudus, IPNU Tegal. Dalam rangka menyongsong usia satu abad Madrasah Qudsiyyah Menara Kudus, berbagai kegiatan digelar. Salah satunya orasi budaya dan seminar kebudayan yang diselenggarakan oleh Komunitas Pelajar Alumni Qudsiyyah (Kompaq) dan Lembaga Swadaya Masyarakat Pusat Kajian Multikultural (LSM Pusaka) bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
| Berbagai Penampilan Budaya Songsong Satu Abad Qudsiyyah (Sumber Gambar : Nu Online) |
Berbagai Penampilan Budaya Songsong Satu Abad Qudsiyyah
Acara bertajuk "Menjadi Manusia Indonesia yang Berbudaya" ini dilaksanakan di Rumah Makan Gentong Sehat Getas Pejaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat sore (18/9). Hadir dalam kesempatan tersebut puluhan pelajar, santri, seniman, budayawan, ormas, dan sebagainya.Acara tersebut diisi oleh beberapa penampilan, di antaranya pembacaan puisi oleh Seniman asal Jepara, penampilan teater dari Kibaru Kudus, Stand Up Comedy dari Sleman, Monolog dari Yogyakarta, dan diakhiri dengan Seminar Kebudayaan oleh dua Budayawan dari Kudus dan Yogyakarta, yaitu Miftah Ali dan Yazid Al-Bustomi.
IPNU Tegal
Chasan Albab selaku panitia mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka memeriahkan satu abad Madrasah Qudsiyyah Menara Kudus. "Acara ini termasuk dalam serangkaian acara Menyongsong Satu Abad Qudsiyyah yang mana puncaknya insyaallah bulan Syawal tahun depan," ujar santri Pondok Pesantren Raudlatul Mardiyyah Kudus ini.IPNU Tegal
Lebih lanjut Chasan menjelaskan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan para pelajar maupun masyarakat pada umumnya bisa sadar akan budaya Indonesia dan bisa menjadi manusia Indonesia yang berbudaya baik."Agar masyarakat lebih sadar akan budaya dan menjadi orang Indonesia yang berbudaya baik" kata Mahasiswa STAIN Kudus ini.
Di samping kegiatan tersebut, besok tanggal 23-25 September juga akan diadakan Perkemahan Bhakti Sosial Satu Abad Qudsiyyah di lapangan Desa Peganjaran, Bae Kudus. yang melibatkan sekolah setingkat SMP-SMA se-Kabupaten Kudus.
Dalam perkemahan tersebut sekolahan se-kabupaten Kudus akan untuk mengikuti lomba kaligrafi, fotografi, kreasi musik, melukis, dan sebagainya.
Madrasah Qudsiyyah Menara Kudus merupakan madrasah salaf yang didirikan oleh KHR. Asnawi Kudus yang juga merupakan salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama. Madrasah Qudsiyyah resmi berdiri pada tahun 1919 M. namun sejak tahun 1917 M kegiatan belajar mengajar sudah dimulai. (Yusrul Wafa/Mahbib)
Dari Nu Online: nu.or.id
IPNU Tegal Kajian Sunnah IPNU Tegal

EmoticonEmoticon