Jumat, 24 November 2017

Perubahan Pola Pikir Zaman Now, Tantangan Jamiyyah NU

Bandarlampung, IPNU Tegal. Tantangan semakin berat dihadapi oleh Jamiyyah Nahdlatul Ulama milenial ini. Menjelang satu abad Jamiyyah Nahdlatul Ulama pada 2026 permasalahan tidak hanya terkait dengan keorganisasian dan struktural NU, namun juga kultural NU yang merupakan kekuatan Jamiyyah.

Perubahan Pola Pikir Zaman Now, Tantangan Jamiyyah NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Perubahan Pola Pikir Zaman Now, Tantangan Jamiyyah NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Perubahan Pola Pikir Zaman Now, Tantangan Jamiyyah NU

Hal ini diutarakan Wakil Sekjend PBNU M. Aqil Irham, Kamis (2/11) menanggapi kondisi perkembangan informasi dan teknologi terutama di media sosial telah memengaruhi tingkah laku dan pola pikir masyarakat.

Menurutnya perkembangan teknologi khususnya internet dan sosial media menyumbang pengaruh besar terhadap perubahan sudut pandang masyarakat dalam memahami dan mengamalkan ajaran-ajaran agama.

"Saat ini berbagai riset dan survey menunjukkan bahwa otoritas kiai dan ulama yang sohih sanad keilmuannya, masih kalah populer di mata ummat Islam dibanding dengan ustad-ustad muda dan ustad yang melek sosmed," ujarnya.

Hal ini tentunya sangat menghawatirkan tidak saja bagi NU namun juga bagi Ormas keagamaan mainstream lainnya di Indonesia. Diperlukan perhatian tersendiri dalam rangka membentengi ummat dari belajar agama secara instan.

IPNU Tegal

"Basis dakwah di level bawah seperti masjid, surau dan majelis taklim sudah mulai diisi oleh ustad-ustad lain" tambahnya.

IPNU Tegal

Apalagi saat ini keberadaan pesantren juga tidak lagi menjadi otoritas satu-satunya yang melekat dengan NU.

"Saat ini tumbuh bagai jamur musim hujan, pesantren-pesantren yang beda dengan tradisi Nahdhiyin. Boarding school ala pesantren modern juga makin mengambil hati umat Islam kelas menengah, begitupan pesantren mahasiswa di sekitar kampus umum," katanya.

Melihat fenomena ini lanjutnya, Ia menilai perlunya inovasi oleh para Santri milenial dalam berdakwah. "Kita harus melakukan inovasi sistem pembelajaran, pendidikan dan pengajaran. Inovasi model dan gerakan dakwahnya. Alumni santri milenial harus tahu tren perubahan ini," ajaknya.

Ia berharap jangan sampai metode dakwah yang dilakukan seperti kegiatan olahraga menggunakan alat treadmill.

"Kelihatannya jalan bahkan berlari, namun tetap jalan di tempat," ujarnya.

Jika ini dibiarkan begitu saja tentunya pergeseran nilai akan berpengaruh dalam jamiyyah NU yang didirikan oleh para ulama sejak 1926. Kekuatan dari sisi kultural merupakan kekayaan dan kekuatan dalam Jamiyyah NU sehingga setiap pengurus dan warga NU harus bahu membahu mempertahankan ini. (Muhammad Faizin/Kendi Setiawan).

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Bahtsul Masail, Aswaja, Internasional IPNU Tegal

PonPes Darussalam Jatibarang. Perubahan Pola Pikir Zaman Now, Tantangan Jamiyyah NU di PonPes Darussalam Jatibarang ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Darussalam Jatibarang dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock