Kamis, 04 Agustus 2016

Menag Ajak Peserta Halaqah Ulama ASEAN Tebarkan Islam Moderat

Bogor, IPNU Tegal. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak para peserta halaqah ulama ASEAN mengembangkan Islam Moderat. Di hadapan Wapres Jusuf Kalla, Menteri Lukman melaporkan kegiatan halaqah tersebut dilatarbelakangi perkembangan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA).

“Era ini menuntut kita ikut berperan, terutama dalam menyebarkan nilai moderatisme Islam yang dianut oleh masyarakat ASEAN,” ujar Menteri Lukman saat menyampaikan laporan dan sambutan pada pembukaan Halaqah Ulama ASEAN di Hotel Salak The Heritage Bogor, Selasa (13/12) sore.?

Menag Ajak Peserta Halaqah Ulama ASEAN Tebarkan Islam Moderat (Sumber Gambar : Nu Online)
Menag Ajak Peserta Halaqah Ulama ASEAN Tebarkan Islam Moderat (Sumber Gambar : Nu Online)

Menag Ajak Peserta Halaqah Ulama ASEAN Tebarkan Islam Moderat

Kementerian Agama RI, lanjut Lukman, melalui Badan Litbang dan Diklat telah melakukan berbagai kegiatan dalam rangka pengarusutamaan model Islam moderat dalam lingkup ASEAN. Pada tahun 2016 ini juga diselenggarakan Semiloka Manuskrip Ulama Nusantara Se-Asia Tenggara yang melibatkan negara Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand Selatan, Filipina, dan Singapura.

“Jika kegiatan Semiloka Manuskrip ASEAN sebagai bentuk penggalian warisan intelektual lslam, maka halaqah ulama se-ASEAN ini diarahkan kepada sisi kelembagaan pendidikannya,” terang Putra Menteri Agama KH Saifuddin Zuhri ini.

IPNU Tegal

Halaqah ulama, lanjut Lukman, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama. “Dimulai sejak 2010, halaqah mengambil topik Pesantren sebagai Pusat Peradaban Islam Indonesia,” ungkapnya.

Menteri Lukman menambahkan, selanjutnya topik halaqah berfokus kepada beragam permasalahan umat, mulai Evaluasi Kebijakan Pendidikan Pesantren, Penguatan Pengajaran Kitab Kuning di Pesantren, hingga Pesantren sebagai Pusat Studi Islam Internasional.

“Tahun 2016 ini merupakan kelanjutan dari hasil halaqah 2015 yang merekomendasikan untuk memotret sejumlah pengalaman pesantren di ASEAN dalam pengembangan Islam Moderat. Hal inilah yang harus ditularkan dalam sebuah kegiatan bertema Mengembangkan Islam Moderat melalui Jaringan Pesantren se-ASEAN,” tandasnya.

Menurut Lukman, tema tersebut dimaksudkan bahwa Islam Moderat sebagai ciri khas pesantren dan masyarakat Republik ini bisa diteladani masyarakat Nusantara dalam arti luas. “Selain keterkaitan bahwa nilai Islam yang diajarkan di mana pun di Nusantara ini selalu menekankan moderasi tersebut. Ilmu kalam yang dipelajari bukan Jabbariyah, bukan pula Mutazilah. Tapi Asyariyah yang mengedepankan moderatisme tersebut,” tandasnya.

Kegiatan yang dijadwalkan selama tiga hari itu diikuti 150 peserta terdiri dari Pengasuh Pesantren di ASEAN, Duta MABIMS, ulama, akademisi, birokrat, anggota parlemen, perwakilan mahasiswa asing dan para tokoh masyarakat terkait dengan pendidikan agama dan keagamaan. Sejumlah duta besar dan kepala perwakilan negara sahabat turut diundang dalam halaqah tersebut. (Musthofa Asrori/Fathoni) ?

IPNU Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Nasional, Khutbah IPNU Tegal

PonPes Darussalam Jatibarang. Menag Ajak Peserta Halaqah Ulama ASEAN Tebarkan Islam Moderat di PonPes Darussalam Jatibarang ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Darussalam Jatibarang dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock