Demak, IPNU Tegal - Pesantren putra-putri Al-Badriyyah Mranggen Kabupaten Demak mengadakan kegiatan Masa Orientasi Santri selama Senin-Kamis (25-28/7). Kegiatan rutin tahunan yang diikuti 200 santri ini diadakan agar santri baru lebih mengenal kehidupan pesantren. Sementara panitia mempersiapkan acara-acara yang dibutuhkan santri agar tidak kaget ketika memasuki kehidupan pesantren.
Kegiatan orientasi ini memuat ta’aruf, pendampingan, kerja bakti, kegiatan kebersamaan, materi-materi penting kepesantrenan dan kegiatan lainya. Materi yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi kepesantrenan, manajemen pesantren, keorganisasian, hubungan pesantren dan masyarakat, hak dan kewajiban santri, integritas dan akhlak santri dan self motivation.
| Pesantren Al-Badriyyah Mranggen Ajak Santri Baru Adaptasi Lingkungan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pesantren Al-Badriyyah Mranggen Ajak Santri Baru Adaptasi Lingkungan
Untuk pengembangan daya nalar ilmiah dan kritis peserta diberikan tugas untuk mempresantasikan tema-tema yang telah ditentukan oleh panitia. Pendampingan dilakukan juga oleh santri lama dengan sistem mentor untuk mendampingi secara pribadi, dilakukan pendampingan untuk mengontrol peserta secara personal.IPNU Tegal
Dalam pengembangan softskill santri, peserta juga dituntut untuk berinteraksi dengan dewan ustadz, santri lama, dan lingkungan masyarakat.Dengan adanya kegiatan ini, para santri baru diharapkan bisa lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan pesantren dan mampu berinteraksi dengan baik. Santri yang dinyatakan lulus oleh panitia akan mengikuti pengukuhan santri baru dan pengucapan ikrar santri.
Pesantren Al-Badriyyah Mranggen berdiri atas perintah Syekh KH Muslih bin Abdurrahman Qosidil Haq dengan memberi amanat kepada KH Muhibbin Muhsin dan Umi Hj Nadhiroh. Progam utama pesantren adalah tahfizhul Qur’an, pengajian kitab salaf, madrasah diniyyah, ta’limul khitobah, dan pelatihan life skill santri.
IPNU Tegal
Melalui Nyai Hj Nadhiroh, pengasuh pesantren putra-putri KH Muhibbin Muhsin mengatakan kepada santri baru, “Langkah kalian dan orang tua kalian adalah satu langkah yang besar dan tepat. Untuk itu jangan ragu menimba ilmu di pesantren Al-Badriyyah ini. Saya harapkan akan lahir para pemimpin-pemimpin dan penebar rahmat bagi dunia melalui Pesantren Al-badriyyah ini.”Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa generasi Qurani adalah generasi yang perilaku ucapan dan tindakannya didasarkan nilai-nilai Al-Quran. Ciri-ciri generasi Qurani adalah selalu merasa dekat dengan Allah SWT sehingga dia tidak berani menyimpang dari jalan yang diajarkan agama, memiliki hubungan yang dekat sesama manusia, memiliki akhlaq yang mulia dan menjadi teladan bagi masyarakat sekitar.
“Semoga kedatangan kalian akan membawa kebaikan untuk agama pada masa yang akan datang. Luruskan niat dan bersabarlah dalam mencari ridha Allah, terus giatlah belajar, berlomba-lombalah untuk menggapai prestasi,” ujarnya. (Ben Zabidy/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
IPNU Tegal Fragmen, Kyai IPNU Tegal

EmoticonEmoticon