Minggu, 11 Oktober 2015

PCNU Jombang Imbau Masjid dan Sekolah Laksanakan Shalat Gerhana

Jombang, IPNU Tegal

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang menyerukan agar besok masyarakat melaksanakan shalat gerhana matahari. Yakni saat terjadinya gerhana matahari total (GMT) pada Rabu (9/3) mulai pukul 06.21 hingga 08.38. Puncak gerhana itu sendiri terjadi pada pukul 07.25.?

“Kita mengimbau agar di masjid-masjid dan di sekolah dilaksanakan shalat gerhana matahari,” kata KH Kholiq Hasan, Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Jombang, saat ditemui di kantor PCNU, Selasa (8/3).

PCNU Jombang Imbau Masjid dan Sekolah Laksanakan Shalat Gerhana (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Jombang Imbau Masjid dan Sekolah Laksanakan Shalat Gerhana (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Jombang Imbau Masjid dan Sekolah Laksanakan Shalat Gerhana

Shalat gerhana, kata Kiai Kholiq, perlu dilakukan sebagai bentuk meneladani Rasulullah SAW. “Ketika melihat gerhana matahari, Rasulullah langsung melaksanakan shalat gerhana,” tuturnya.

Teknis shalat gerhana, sedikit berbeda dengan shalat biasa. Pada shalat gerhana, rukuk dilakukan dua kali dalam setiap rakaatnya. Sehingga dalam dua rakaat itu, berdiri membaca fatihah dan surat sebanyak empat kali. Serta ruku empat kali. Setelah shalat, dianjurkan ada khotbah layaknya khotbah Jumat.?

IPNU Tegal

Saat gerhana matahari, sinar matahari terhalang bulan sehingga ? kelihatan gelap. Namun untuk besok, matahari hanya akan tertutup maksimal 83 persen. Sehingga matahari masih kelihatan 17 persen. Atau seperti bulan sabit di malam hari.

“Ketika gerhana matahari, kita juga dianjurkan memperbanyak istighfar dan sedekah,” tuturnya. ?

Makanya menurut Kiai Kholiq, tradisi orang hamil bancakan nasi liwet saat terjadinya gerhana boleh dilakukan. “Orang Jawa itu kan hati-hati. Saat hamil dan melihat sesuatu yang buruk, selalu bilang amit-amit jabang bayi. Jangan sampai bayiku seperti itu,” paparnya.

Saat gerhana matahari, matahari terlihat seperti ‘krowak’ (terbelah). Agar anak yang dikandung tidak krowak, makanya ibu-ibu hamil bancakan nasi liwet. “Kenapa kok nasi liwet? Kemungkinan zaman dulu tahunya gerhana mendadak. Jadi hanya sempat bikin nasi liwet. Kalau sekarang tahunya sejak jauh hari ya mestinya bikin tumpeng,” ucapnya dengan nada bercanda.?

IPNU Tegal

Sedekah semacam itu, menurut Kiai Kholiq, boleh dilakukan. “Ini termasuk sedekah menolak balak. Salah satu manfaat sedekah memang untuk tolak balak,” ucapnya.?

Sekolah-sekolah juga diimbau melaksanakan shalat gerhana sebagai bentuk pembelajaran. ’’Fenomena GMT ini langka. GMT seperti ini baru akan terjadi 350 tahun lagi. Jadi sangat bagus jika siswa diajak ? mensyukurinya dengan cara praktik shalat gerhana,” tutupnya. (Syamsul Arifin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Khutbah IPNU Tegal

PonPes Darussalam Jatibarang. PCNU Jombang Imbau Masjid dan Sekolah Laksanakan Shalat Gerhana di PonPes Darussalam Jatibarang ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Darussalam Jatibarang dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock