Sabtu, 07 September 2013

Marsudi Syuhud: Islam Agama Kemanusiaan, tapi Tak Selalu Sama dengan HAM

Jakarta, IPNU Tegal. Ketua PBNU H Marsudi Syuhud mengatakan Islam dam konsep hak asasi manusia memiliki banyak kesamaan, tetapi dalam hal tertentu, memiliki pandangan yang berbeda. Salah satu contohnya adalah dalam hal perlakuan terhadap homoseksual.

Marsudi Syuhud: Islam Agama Kemanusiaan, tapi Tak Selalu Sama dengan HAM (Sumber Gambar : Nu Online)
Marsudi Syuhud: Islam Agama Kemanusiaan, tapi Tak Selalu Sama dengan HAM (Sumber Gambar : Nu Online)

Marsudi Syuhud: Islam Agama Kemanusiaan, tapi Tak Selalu Sama dengan HAM

Menurut Islam, homoseksual adalah tindakan tercela dengan kategori dosa besar karena melanggar fitrah manusia. HAM ala Barat, memandang bahwa menjadi heteroseksual atau homoseksual adalah pilihan pribadi.?

Demikian diantara diskusi yang berlangsung di pesantren Al Uchwah ketika H Marsudi Syuhud menerima rombongan tamu dari The Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST) yang terdiri dari Yudha Akbar, Sofia Giannini, dan Sivaia Batello, Selasa (15/12).

IPNU Tegal

Marsudi menjelaskan, dalam konsep Islam, manusia tidak sepenuhnya memiliki hak atas dirinya karena Allah telah mengatur apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh manusia yang tujuannya untuk kebaikan manusia sendiri. Hal ini berbeda dengan konsep HAM ala Barat bahwa manusia memiliki hak sepenuhnya atas diri mereka.

“Meskipun berbeda, kita harus menghargai perbedaan masing-masing pandangan,” katanya.?

IPNU Tegal

Agama kemanusiaan

Dalam kesempatan tersebut juga diputar film tentang Islam Nusantara kepada para santri pesantren Al Uchwah. Dalam kesempatan tersebut, Marsudi menjelaskan Islam bisa berkembang di Indonesia karena menggunakan pendekatan nilai-nilai kemanusiaan, bukan menekankan formalitas keagamaan. Karena itulah, Islam dengan mudah diterima oleh masyarakat lokal di Nusantara. Mereka tersentuh dengan nilai-nilai kemanusiaan yang ada dalam Islam.

Islam, katanya, tidak pernah memaksakan seseorang untuk masuk dalam agama ini karena ada konsep hidayah, yaitu orang masuk Islam karena mendapat petunjuk dari Allah. Ia mencontohkan, Paman Nabi yang tidak mau masuk Islam karena tidak mendapat hidayah.?

“Sekarang ini ada orang yang memaksakan orang lain masuk Islam dengan cara-cara kekerasan. Kalau tidak ikut mereka dianggap kafir dan kalau kafir, boleh dibunuh. Ini tidak sesuai dengan ajaran Islam,” paparnya. (Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

IPNU Tegal Hadits, Ulama IPNU Tegal

PonPes Darussalam Jatibarang. Marsudi Syuhud: Islam Agama Kemanusiaan, tapi Tak Selalu Sama dengan HAM di PonPes Darussalam Jatibarang ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Darussalam Jatibarang dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock